Kamis, 22 Oktober 2026
🔰 PERAN MALAIKAT HAFADHOH 🔰
Kamis, 08 Oktober 2026
⚡BENTUK PERTANYAAN KEDUA MALAIKAT MUNKAR DAN NAKIR DALAM QUBUR ⚡
وَأَحْوَالُ ٱلْمَسْؤُوْلَيْنِ مُخْتَلِفَةٌ :
فَمِنْهُمْ : مَنْ يَسْئلُهُ ٱلمَلَكَانِ جَمِيّعًا، تَسْدِيْدًا عَلَيْه، وَمَنّهُمْ : مَنْ يَسْأَلُهُ أَحَدُهُمَا؛ تَخْفِيْفًا عَلَيْهِ.
Keadaan orang-orang yang mendapat pertanyaan di dalam qubur itu bermacam-macam. Ada orang yang ditanya oleh kedua malaikat tersebut dengan lengkap sebagai hukuman atas mereka.
Ada yang ditanya oleh salah-satu saja dari keduanya sebagai keringanan untuknya.
وَكَيْفِيَةُ ٱلسُّؤَالِ وَٱلْجَوَابِ مُخْتَلِفَةٌ :
فَمِنْهُمْ : مَنْ يُسْأَلُ عَنْ بَعْضِ إِعْتِقَادَتِهِ
وَمنْهُمْ : مَنْ يُسْأَلُ عَنْ كُلِّهَا :
Dan cara soal jawab itupun ber-beda beda, ada orang yang ditanya mengenai sebagian i'tiqadnya saja, ada pula yang ditanya seluruhnya.
قَالَ إبْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمَا : يُسْأَلُوْنَ عَنِ ٱلشَّهَادَتَيْنِ.
وَقَالَ عِكْرِمَةٌ : يُسْأَلُوّنَ عَنِ الْإِيْمَانِ بِمُحَمَّدٍ ﷺ وَأَمْرِ التَّوحِيْدِ.
Imam Ibnu Abbas RA berkata : Mereka akan ditanyai tentang dua kalimat Syahadat.
Sedangkan menurut Ikrimah RA berkata " Mereka akan ditanyai tentang iman kepada Baginda Muhammad ﷺ dan masalah Tauhid.
وَإِذَا مَاتَ جَمَاعَةٌ فيْ وَقْتٍ وَاحدٍ بِأَقَالِيْمٍ مُخْتَلِفَةٍ ... سَئَلُوْا جَمِيْعًا فِيْ ذٰلِكَ الْوَقتِ، وَلَامَانِعَ مِنْ ذٰلِكَ.
Apabila mati sekelompok orang dibeberapa tempat yang berbeda, maka semua akan ditanya pada waktu yang sama, tidak ada kesulitan dalam hal tersebut.
قَالَ الْقُرْطُبِيُّ : " جَازَ أَنْ تَعْظِمَ جِئْتَهُمَا، وَيُخَاطَبَانِ ٱلْخَلْقِ ٱلكَثِيْرِ مُخَاطَبَةً وَاحِدَةً ". ١
Menurut Imam Qurthuby : " Boleh jadi tubuh mereka membesar lalu keduanya mengajukan pertanyaan kepada banyak orang sekaligus.
وَقَالَ ٱلسُّيُوْطِيُّ : " يَحْتَمِلُ تَعَدُّدَ ٱلْمَلَآئِكَةُ ٱلْمُعَدَّةُ لِذٰلِكَ، كَالْحَفْظَةِ وَنَحْوهِمْ ".
Sedangkan menurut Imam Syuyuthi : " Boleh jadi malaikat yang bertugas demikian terbilang jumlahnya sebagaimana malaikat hafadhoh dan yang serupa ".
وَالسُّؤَالُ مَخْصُوْصٌ بِمَنْ كَانَ مُكَلَّفًا وَلَوْ جِنًّا - لَامَلَكًا - وَيُسْتَثْنٰی مِنَ الْمُكَلَّفِيْنَ : ألْأَنْبِيَآءُ، وٱلصِّدِّيْقُوْنَ، وَالشُّهَدَآءُ، وَمُلَازمُ " سُوْرَةُ تَبَارَكَ الْمُلْكُ " كُلَّ لَيْلَةٍ، أوْ سّوْرَةُ ٱلسَّجْدَةِ، وَمَنْ قَرَأَهَا سُوْرَةَ ألْإخْلاَصِ فِيْ مَرْضِهِ الَّذيْ مَاتَ فِيْهِ، وَنَحْو ذٰلِكَ.
Pertanyaan dalam qubur itu, khusus bagi mukallaf walaupun dia dari kalangan jin, selain malaikat.
Golongan mukallaf yang dikecualikan dari pertanyaan dalam qubur itu adalah para nabi, orang-orang shiddiq, orang-orang yang mati syahid, orang-orang yang membiasakan membaca surat al-mulk, dan surat sajadah tiap malam, dan orang-orang yang membaca surat " ٱلْإِخْلَاصُ " didalam sakit yang membawa matinya.
☔BERKAT KEBERANIAN UMAR BIN KHOTTOB MALAIKAT MUNKAR NAKIR JADI LUNAK TERHADAP ORANG MUKMIN ☔
وَرُوِيَ : أَنَّ سَبَبَ رِفْقِهِمَا باِلْمُؤْمِنِ ... لَمَّا مَاتَ سَيِّدُنَا عُمَرَ بْنِ ٱلْخَطَّابِ وَدُفِنَ وَانْصَرَفَ ٱلْجَمَاعَةُ .. وَبَقيَ سَيِّدُنَا عَلِيُّ - كَرَّمَ اللّٰهُ وَجْهَهُ وَرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ - يَتَرَقَّبُ فِيْ الْقَبْرِ لِيَسْتَمِعَ كَلَامَ سَيِّدِنَاعُمَرَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ مَعَ هٰذَيْنِ ٱلمَلَكَيْنِ، فَسَمِعَهُ يَقُوْلُ : أَيُّهَا الْمَلَكَانِ ؛ أنَّا وَعَدْتُكُمَا وَأُوْصِيْكُمَا أنْ لَاتَأْتِيَا ٱلْمُؤْمِنَ بَعْدَ هٰذَا ٱلْوَقْتِ بِصُوْرَتِكُمَا هٰذِهِ، بَلْ ٱنْقَصَا مِنْ هٰذِهِ؛ لِأَنِّيْ لَمَّا رَأَيْتُكُمَا بِهٰذِهِ ٱلْحَالَةِ.. حَصَلَ ليْ خَوْفٌ وَفَزْعٌ شَدِيْدٌ، وَأَنَا صَاحِبُ رَسُوْلِ اللّٰهِ ﷺ، فَكَيْفَ بِسِوَايِ إِذَارَآكُمَا بِهٰذِهِ ٱلصُّوْرَة؟! فَقَالَالَهُ : سَمْعًا وَطَاعَةً، لَانَعْصِيْ أَمْرَكَ يَاصَاحِبَ رَسُوْلِ اللّٰهِ ﷺ، فَقَالَ سَيِّدُنَا عَلِيُّ رَضِيَ اللّٰهُ ؛ وَاللّٰهِ ؛ مَايَزَالَ عُمَرُ بْنُ ٱلْخَطَّابِ يَنْفَعُ النَّاسَ فيْ حَيَاتهِ وَمَمَاتِهِ.
Telah diriwayatkan : Bahwa sesungguhnya sebab ramahnya kedua malaikat Munkar dan Nakir terhadap orang mukmin : Ketika Sayyidina Umar bin Khottob kapundut dan disareaken dipemakaman kemudian ditinggalkan oleh para pelayat...tiba-tiba Sayyidina Ali Karromallahu Wajhahu RA menyelinap kedalam quburannya Sayyidina Umar RA untuk mendengarkan dialognya terhadap kedua malaikat Munkar dan Nakir, ternyata benar Sayyidina Ali RA mendengar langsung gertakan Sayyinina Umar RA : Wahai dua Malaikat : Saya ingatkan dan berpesan pada Anda berdua : Jangan coba-coba anda berdua datang dengan penampakan seperti ini terhadap orang mukmin, bahkan kurangi penampakan yang model demikian, karena sesunggunya saya merasa takut sekali, ketahuilah " saya ini teman baik Baginda Rosul Muhammad ﷺ ", bagaimana kalau selain saya anda perlakukan sedemikian rupa? Maka menjawablah kedua malaikat tersebut dihadapan Sayyidina Umar RA : Mulai hari ini dan seterusnya kami berdua Sam'an wa Tho'atan atas saran panjenengan, dan kami berdua berjanji tidak akan mengulangi lagi penampakan yang menakutkan terutama terhadap orang yang beriman wahai Teman baiknya Baginda Rosul Muhammad ﷺ.
Kemudian ngendiko Sayyidina Ali RA : " Demi Allah Sayyidina Umar bin Khottob orah berhenti membela Ummat Rosul Muhammad ﷺ baik dikala beliau masih hidup maupun sesudah mati manfaatnya luar biasa.
Mugi manfaat, bila terdapat khilaf mohon maaf.
Kami nuqil dari kita " نُوْرُ ٱلظَّلَامِ " شرح عقيدة العوام " halaman ١٢٦-١٣٠
والله الموافق إلی أقوم الطريق،
الفقير إلی رحمة الله،
Moch Turchan Amar,
Masjid Al-Ikhlas, 27 Robiul Akhir 1448 / 09 Oktober 2026.
٭٭٭ ✿ ❉ ❉ ❉ ❉٭٭٭
https://www.youtube.com/watch?v=xEjolhng96w
Kamis, 24 September 2026
☔ PERAN DUA MALAIKAT MUNKAR & NAKIR ☔
وَٱلْفَاتِنُوْنَ إثْنَانِ : مُنْكَرٌ، وَنَكِيْرٌ.وَهُمَا مَلَكَانِ أَسْوِدَانِ، يَخْرِقَانِ ٱلأَرْضِ بِأَنْيَابِهِمَا، لَهُمَا شُعُوْرٌ مَسْدُوْلَةٌ يَجْرَانِهَا عَلیٰ الْأَرْضِ، أَبْصَارُهُمَا كَالْبَرْقِ الْخَاطِفِ. ١ أنظر " إثبات عذاب القبر " للبيهقي ١٠٤ وشعب الإيمان.وَفِيْ رِوَايَةٍ : أَزْرِقَانِ، أَعْيُنُهُمَا كَقَدُوْرِ ٱلنُّحَاسِ، وَأَصْوَتُهَمَا كَالرَّعْدِ ٱلقَاصِفِ، إِذَا تَكَلَّمَا .. مِنْ أفْوَاهِهِمَا كَالنَّارِ، وَأْنْيَابهِمَا كَالصِّيَاصِيِّ، - أيْ قُرُوْنِ ٱلْبَقَر - وَأَنْفَاسُهُمَا كَالرِّيْحِ الْعَاصِف ٢ أخرجه بنحوها البيهقي في إثبات عذاب القبر ١٠٥ وفي رواية : كَاللهب.ِفِيْ يَدِ كُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِطْرَقَةٌ مِنْ حَدِيْدٍ، لَوْ إجْتَمَعَ عَلَيْهَا ٱلثَّقَلَانِ ... مَارَفَعُوهَا، وَلَوْ ضَرَبَ بِهَا الْجِبَالُ ،...لَذَابَتْ،
5-6 Malaikat Munkar dan Nakir Alaihimassalam,
Mereka berdua adalah Malaikat yang hitam. Mereka mampu menerobos kedalam bumi dengan taring-taringnya. Bentuk rambut mereka terurai sampai ketanah. Mata mereka laksana kilat yang menyambar. Dalam salah-satu riwayat disebutkan bahwa, mata mereka biru seperti periuk belanga dan suara mereka ibarat guruh yang menggelegar. Jika keduanya berbicara maka dari mulut mereka keluar nyala api yang menyambar. Taring-taring mereka seperti tanduk kerbau dan nafas mereka seperti angin ribut, dalam riwayat lain seperti nyala api. Didalam genggaman tangan mereka terdapat palu godam dari besi, yang jika seluruh Jin dan manusia berkumpul untuk mengangkatnya niscaya tidak akan mampu untuk mengangkatnya. Jika palu godam tersebut dipukulkan kegunung maka seketika itu ia akan rata dengan tanah.
وَهُمَا مُوَكَّلَانِ عَلیٰ سُؤَالِ ٱلْإِنْسِ وَالْجِنِّ مِنْ أُمَّةِ ٱلدَّعْوَةِ آلْمُؤْمِنِيْنَ، وَالْمُنَافِقِيْنَ، وَالْكَافِرِيْنَ - وَمَحَلَّهُ بَعْدَ تَمَامِ ٱلدَّفْنِ وَانْصِرَافِ النَّاسِ، وَيُعِيْدُ اللّٰهُ تَعَالیٰ الرُّحَ إلیٰ جَمِيْعِ ٱلْبَدَنِ - كَمَا ذَهَبَ إلَيْهِ ٱلْجُمْهُوْرُ - وَقَالَ إبْنُ حَجَرٍ : إلیٰ نِصْفِهِ ٱلْأَعْلیٰ فَقَطْ.
Kedua Malaikat ini bertugas untuk mengajukan pertanyaan kepada Jin dan Manusia, baik orang-orang mukmin, munafiq maupun orang Kafir. Waktunya adalah sesudah sempurna dikubur dan orang-orang yang mengantar sudah kembali pulang. Pada saat itulah Allah Ta'ala mengembalikan ruh kedalam jasad seluruhnya, sebagaimana pendapat Jumhurul Ulama'.Sedangkan Ibnu Hajar mengatakan, hanya bagian atas badan saja.
وَغَلَّطَ مَنْ قَالَ : يُسْأَلُ ٱلْبَدَنُ بِلَارُوْحٍ، وَمَنْ قَالَ : تُسْأَلُ ٱلرُّوْحُ بِلَابَدَنٍ، لَكِنْ وَإنْ عَادَتْ لَهُ ٱلرُّوْحُ. لَايَنْتَفِيْ إِطْلَاقُ إِسْمِ الْمَيْتِ عَلَيْهِ؛ لِأَنَّ حَيَاتَهُ لَيْسَتْ حَيَاةً كَامِلةً، بَلْ أَمْرٌ مُتَوَسّطٌ بَيْنَ الْمَوْتِ والْحَيَاةِ ؛ كَتَوَسُّطِ ٱلنَّوْمِ بَيْنَهُمَا، وَيُرَدُّ إلَيْهِ مِنَ ٱلْحَوَاسِ وَٱلْعَقْلِ وَالْعِلْمِ مَا يَتَوَقَّفُ عَلَيْهِ فَهْمَ ٱلخِطَابِ، وَيَتَحَصَّلُ مَعَهُ رَدَّ ٱلْجَوَابِ حِيْنَ يُسْأَلُ. ذِكْرُ ذٰلِكَ الْبَاجُوْرِيُّ.
Keliru sekali orang yang mengatakan bahwa pertanyaan itu hanya ditujukan kepada badan saja tanpa ruh, atau hanya kepada ruh tanpa badan. Namun, sekalipun ruh tersebut dikembalikan kedalam badan, maka ini tidak menafikan kemutlakan sebutan mayyit padanya, karena kehidupannya saat itu bukanlah kehidupan yang sempurna, tetapi tengah-tengah antara mati dan hidup, layaknya orang yang berada dalam kondisi tidur dan jaga. Juga pada saat itu dikembalikan panca indranya, aqalnya, dan ilmunya, sehingga ia dapat memahami pertanyaan yang diajukan kepadanya dan menjawabnya.Demikian disebutkan oleh Imam Bajuri.
وَيُجْمَعُ مَنْ تَفَرَّقَتْ أَجْزَاؤُهُ وَأَكَلَتْهُ ٱلسِّبَاعُ، فَيَقْعُدَانَهُ فَيُسْأَلَانَهُ بِعَنْفٍ وَيَنْهَرَانِهِ بجِفَآءٍ. قَالَهُ الغَزَالِيُّ.
Jasad seseorang yang sudah dikoyak-koyak dikumpulkan kembali. Si mayit akan didudukkan lalu kedua malaikat tersebut mengajukan pertanyaan dengan cara yang kasar sambil membentaknya dengan keras. Demikian dikatakan oleh Imam Ghozali.
وَقِيْلَ : يَرْفَقَانِ بِالْمُؤْمِنِ، وَيَنْهَرَانِ ٱلْكَافِرُ وَالْمُنَافِقُ، وَيَسْأَلاَنِ كُلَّ إنْسَانٍ بِلُغَتِهِ وَيَقُوْلَانِ لَهُ : مَنْ رَبُّكَ؟ وَمَادِيْنُكَ؟ وَمَنْ نَبِيُكَ؟ وَمَاقِبْلَتُكَ؟ وَمَنْ إخْوَتُكَ؟ وَمَاإمَامُكَ؟ وَمَامِنْهَاجُكَ؟ وَمَاعَمَلُكَ ؟
Konon, terhadap orang mu'min mereka bersikap lembut, sedangkan terhadap orang kafir dan munafiq kasar. Keduanya bertanya kepada setiap manusia dengan bahasanya masing-masig. Mereka bertanya : " Siapa Tuhanmu?, apa agamamu?, Siapa Nabimu?, Apa qiblatmu?, Siapa Saudaramu? Apa Imammu?, Apa pedomanmu?, apa amalmu?
فَمَنْ وَفَّقَهُ اللّٰهُ وَثَبَّتَهُ بِالْقَوْلِ ٱلثَّابتِ... قَالَ : وَمَنْ وَكَّلَكُمَا عَليَّ؟ وَمَنْ أرْسَلَكُمَاإلَيَّ - وَهٰذَا لَا يَقُوْلَهُ إلَّا الْعُلَمآءَ الْأَخْيَارِ - فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا لِلْاٰخَرِ : صَدَقَ، وَقَدْ كَفیٰ شَرِّنَا.
Barang siapa ditetapkan Allah dengan perkataan mantap, maka akan menjawab dengan lancar. " " Siapa yang mewakilkanmu kepadaku? ", " Siapa yang mengutusmu kepadaku?" Ucapan seperti ini hanya dikatakan oleh para ulama' dan orang-orang yang sholeh. Lalu salah-satu dari Malaikat itu berkata kepada yang lain : " Ia berkata benar. Ia telah selamat dari kejahatan kita."
وَالْمُؤْمِنُ يَقُوْلُ لَهُمَا : رَبِّيَ اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَالْإِسْلاَمُ دِيْنِيْ، وَمُحَمَّدٌ نَبيِّيْ وَهُوَ خَاتِمُ ٱلنَّبِيِّيْنَ، وَالْكَعْبَةُ قِبْلَتِيْ، وَالْمُؤْمِنُوْنَ إخْوَتِيْ، وَالْقُرْآنُ إِمَامِيْ، وَالسُّنَّةُ مِنْهَاجِيْ، وَأنَاقَرَأتُ كتَابَ اللّٰهِ فَأٰمَنْتُ بِهِ وَصَدَقْتُهُ، وَيَقُوْلَانِ لَهُ إذَا وَفَّقَ لِلْجَوَابِ : صَدَقْتَ، وَنُمْ نَوْمَةَ الْعُرُوْسِ الَّذِيْ يُوَقِّظُهُ إلَّا أَحَبَّ النَّاسِ إِلَيْهِ.
Adapun orang mukmin biasa, ia akan menjawab : " Tuhanku adalah Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, Islam adalah agamaku, Muhammad ﷺ adalah nabiku, dan Beliau adalah penutup nabi-nabi, Ka'bah adalah Qiblatku, kaum mu'minin adalah Sadara-saudaraku, alQur'an adalah Imamku, Sunnah nabi adalah pedoman hidupku, Aku membaca kitab Allah, dan aku mempercayahi dan membenarkannya."Jika pertantaan mereka bisa dijawab, maka kedua malaikat itu akan mengatakan : " Engkau benar ".Sekarang tidurlah dengan tenang layaknya seorang pengantin, yang tidak dibangunkan kecuali oleh orang-orang yang dicintainya.
وَفِيْ رِوَايَةِ ٱلْبُخَارِيِّ وَمُسْلِمٍ، : " أَنِّهُمَا يَقُوْلَانِ لَهُ مَاكُنْتَ تَقُوْلُ فِيْ هٰذاالنَّبِيِّ مُحَمَّدٍ ﷺ؟ فَيَقّوْلُ ٱلْمُؤْمِنُ : أشْهَدُ أنَّهُ عَبْدُ اللّٰهِ وَرَسُوْلُهُ " ٱلبخاري ١٣٣٨ ومسلم ٢٨٧٠
Dan didalam riwayat Imam Bukhori dan Muslim disebutkan bahwa, kedua malaikat itu akan bertanya kepada si mayyit : " Apa yang kau katakan tentang nabi ini, Muhammad ﷺ? Si mukmin akan menjawab " Aku bersaksi bahwa beliau adalah Hambah Allah dan UtusanNya.
وَأمَّاالْكَافرُ وَالْمُنَافِقُ ... فَيَحْصِلُ لَهُمَا رَعْبٌ، فَيَقُوْلَانِ لَهُمَا : هَاه هَاه، لَاأَدْرِي.وَفِيْ رِوَايَةِ لِلتِّرْمِذِيِّ : يُقَالُ لِأَحَدهِمَا : ٱلْمُنْكَرُ وَالْأخَرُ : ٱلنَّكيْرُ. الترمذي ١٠٧١وَذَكَرَإبْنُ يُوْنُسِ : أنَّ مَلَكَيْ ٱلْمُؤْمِنُ يُقَالُ لَهُمَا : مُبَشِّرٌ وَبَشِيْرٌ.
Sedangkan orang-orang kafir dan munafiq, mereka menghadapi pertanyaan kedua malaikat itu dengan tubuh gemetar ketakutan seraya berkata " Ah..ah..saya tidak tahu.Keadaan orang-orang yang mendapatkan pertanyaan didalam qubur itu bermacam-macam. Ada orang yang ditanya oleh kedua malaikat tersebut dengan lengkap sebagai hukuman atas mereka. Ada yang ditanya oleh salah-satu saja dari keduanya sebagai keringanan untuknya. Dan cara soal jawab itu pun berbeda-beda, ada orang yang ditanya mengenai i'tikatnya saja, ada pula yang ditanya seluruhnya.
Mugi manfaat mohon maaf bila terdapat khilaf.Kami nuqil dari kitab " نُوْرُ ٱلظَّلَامِ " شرح منظومة عقيدة العوام " halaman ١٢٢-١٢٥ dan Buku Pintar Aqidah halaman 43-46والله الموفق إلی أقوم الطريق،ٱلفقير إلی رحمة الله،
Moch Turchan Amar,
Al-Ikhlas, 13 Robiul Akhir 1448 H/25 September 2026 M.
٭٭٭ ❉ ❉ ❉٭٭٭
Kamis, 10 September 2026
PERAN DAN TUGAS MALAIKAT IZRO'IL AS
عِزْرَائِيْلُ مُوَكِّلُ بِقَبْضِ الأرْوَاحِ ٱلْخَلَائِقِ ; بِإِخْرَاجِ أرْوَاحِ كُلَّ مَنْ لَهُ رُوْحٌ مِنْ مَقْرِهَا وَلَوْقُمْلَةً اوْبَعُوْضَةً أوْبُرْغُوْثًا كَمَاذَهَبَ إلَيْهِ أهْلُ الْحَقّ، خِلاَفًا لِلْمُعْتَزِلَةِ حَيْثُ ذَهَبُوا إلیٰ أَنَّهُ لَايَقْبِضُ أرْوَاحَ غَيْرَ أَهْلَ ٱلثَّقَلَيْنِ مِنَ ٱلْمَلَائِكَةِ وَٱلطُّيُوْرِ وَغِيْرِهِمْ، وَخِلَافًا لِلْمُبْتَدِعَةِ حَيْثُ ذَهَبُوْا لَايَقْبِضُ أرْوَاحَ ٱلْبَهَائمِ، بَلْ يَقْبضُهَا أعْوَنَهُ. ذكْرُ ذالِكَ ٱلْبَاجُوْرِيُّ.
4. Izro'il Alaihissalam bertugas mencabut nyawa seluruh makhluq yang bernyawa, yakni mengeluarkan nyawa dari tempatnya didalam tubuh sekalipun nyawa kutu dan nyamuk, sebagaimana yang dikatakan oleh Ahlul-haq. Berbrda dengan pendapat kaum Mu'tazilah yang mengatakan bahwa malaikat Izroil itu hanya mencabut nyawa jin dan manusia, sedangkan yang lainnya seperti, malaikat dan burung, tidak. Dan berbeda pula dengan pendapat ahli bid'ah yang mengatakan bahwa malailat Izrail itu tidak mencabut nyawa hewan, tetapi yang mencabutnya adalah para pembantunya. Demikian disebut oleh Bajuri.
وَهُوَ مَلَكٌ عَظِيْمٌ، هَائِلٌ ٱلْمُنْظِرُ، رَأْسُهُ فِيْ ٱلسَّمَآءِ ٱلعُلْيَا، وَرِجْلاهُ فِيْ تَخُوْمِ الْأَرْضِ السُّفْلیٰ، - أيْ مُنْتَهَا - وَوَجْهُهُ مَقَابِلُ ٱللَّوْحِ الْمَحْفُوْظِ، وَالْخَلْقُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ، وَلَهُ أعْوَانُ بِعَدَدِ مَنْ يَمُوْتُ، يَتَرَفَّقُ بِالْمُؤْمِنِ وَيَأتيْهِ فِيْ صُوْرَةٍ حَسَنَةٍ دُوْنَ غَيْرُهُ.
Izroil adalah malaikat yang sangat besar dan menakutkan bila dipandang. Kepalanya berada dilangit yang paling tinggi dan kakinya berada dibumi yang paling bawah. Wajahnya menghadap ke arah Lauhul Mahfudzh. Seluruh makhluq berada didepan kedua matanya. Dia mempunyai pembantu sebanyak jumlah yang mati. Dia bersikap ramah kepada orang mukmin. Dia datang dengan rupa yang baik. Berbeda sikapnya terhadap orang yang kafir.
Semoga bermanfaat dan mohon maaf bila terdapat khilaf.Kami nuqil dari kitab " عقيدة العوام " halaman 17Kitab " نور الظلام " halaman 122Terjemah Nurudh-dholam halaman 43
والله الموفق إلی أقوم الطريق،الفقير إلی رحمة الله،Moch Turchan Amar,Al-Ikhlas,Jum'at Legi,29 Robiul Awal 1448 H/11 September 2026 M
Youtube https://www.youtube.com/watch?v=JH2888M0Gwc
٭٭٭ ❉ ❉ ❉٭٭٭
Kamis, 06 Agustus 2026
WAJIB BAGI SEORANG MUKALLAF UNTUK PERCAYA PADA 10 MALAIKAT
Kamis, 23 Juli 2026
🎆 IMAN KEPADA MALAIKAT 🎆
Kamis, 18 Juni 2026
💫 QISAH ROSUL ﷺ BESERTA ABU-BAKAR ASHIDDIQ DALAM GUA TSUR 💫
Sabtu, 09 Mei 2026
Qurban Sapi Berasal dari Hadits Nabi
Banyak orang yang mengatakan bahwa Qurban Sapi berasal dari ijmak / qiyas para ulama alasan yang mendasari kadang di Arab tidak ada sapi padahal di alQuran ada surat AlBaqoroh yang berarti sapi betina
berikut hadits-hadits nabi tentang qurban seekot sapi
1. Dalam Kitab al-Muhadzdzab fi Fiqh al-Imam al-Syafi'iy, jld I, hlm. 433, berkorban dilakukan dengan menyembelih binatang ternak, al-'an'am, yaitu unta, sapi dan kambing berdasarkan surat al-Hajj ayat 28 dengan urutan korban mulai dari unta, sapi dan kambing. tetapi kambing lebih utama daripada bareng-bareng urunan 7 orang untuk berkorban unta atau sapi.
(Mereka berdatangan) supaya menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka berupa binatang ternak. Makanlah sebagian darinya dan (sebagian lainnya) berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.(QS Al HAjj 28)
Nabi memang kalau berkorban pakai kambing bukan yang lainnya, karena kambing yang paling ringan untuk dishodaqahkan, tidak memberatkan bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, kalau memang kuat korban sapi untuk satu keluarga, itu lebih baik daripada kambing. Tetapi, Nabi juga pernah berkorban bersama dengan sahabat-sahabat lain waktu di hudaybiyah dengan unta bersama-sama (7 orang) dan sapi (untuk 7 orang). hlaman 437-8
redaksi hadits yang lain
"Kami bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, lalu tibalah hari raya Idul Adha, maka kami pun berserikat dalam kurban: seekor sapi untuk tujuh orang, dan seekor unta untuk sepuluh orang." (HR. Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah) .
Riwayat yang umum Qurban onta untuk 7 orang
Dalam syarah kitab di atas jld. 7, hlm. 30, dikatakan berkorban hukumnya sunnat kifayah bagi mereka yang memang mampu satu keluarga. Apabila salah satu anggota keluarga sudah berkorban maka sudah didapatkan pahala sunnah bagi mereka.
2. Dalam syarah kitab tersebut yang ditulis Imam Nawawi, pada halaman 30, disebutkan sebagaimana dalam Sahih Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw berkorban sapi di Mina untuk istri-istrinya. أن النبي صلى الله عليه وسلم ضَحَّى فى منى عن نسائه بالبقر
.... Ini hadisnya agak sedikit panjang
Dalam Shahih Bukhari Juz 3, halaman 316 cetakan Bandung, Dar al-Ma'arif disebutkan ....فلما كنا بمنى أُتيت بلحم بق ر. فقلت: ما هذا؟ قالوا: ضحى رسول الله عن أزواجه بالبقر . Diriwayatkan dari Aisyah, bahwa Nabi saw menemui Aisyah, tetapi Aisyah pada saat itu sedang haid sebelum memasuki Kota Makah (untuk haji). Aisyah menangis. Nabi bertanya: Ada apa dengan kamu? Apakah kamu sedang datang bulan? Aisyah menjawab: ya. Nabi bersabda: Hal ini (datangnya bulan bagi perempuan) merupakan ketetapan Allah bagi perempuan. Lakukan apa yang dilakukan oleh orang yang berhaji, namun jangan melakukan tawaf. setelah itu tulisan arab di atas terjemahnya ini (ketika kami (para sahabat) berada di Mina (saat haji) aku (Aisyah) dibawakan daging sapi. Aku bertanya: Ini apa? Mereka para sahabat menjawab: Nabi berkorban sapi untuk istrei-isterinya.
Rabu, 15 April 2026
JADILAH ORANG BAIK
Jadilah orang baik, tetapi jangan buang waktumu untuk membuktikanya(Riya)
ada beberapa hadits yang maknanya sangat dekat dengan prinsip "jadi orang baik tanpa perlu membuktikanya".
Berikut yang paling relevan:
1. Larangan Riya' (Pamer Amal)
Ini inti dari "jangan buang waktu membuktikan kebaikan". Rasulullah SAW bersabda:
*"Sesungguhnya yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah syirik kecil." Para sahabat bertanya, "Apa itu syirik kecil?" Beliau menjawab: "Riya'." * (HR. Ahmad)
Juga hadits Qudsi: Allah berfirman, "Barangsiapa beramal dengan menyekutukan-Ku bersama selain-Ku, maka Aku tinggalkan dia dan sekutunya." (HR. Muslim)
2. Meninggalkan Hal yang Tidak Bermanfaat
Prinsip "tidak buang waktu" juga tercermin di sini:
"Di antara kebaikan Islam seseorang adalah dia meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya." (HR. Tirmidzi)
3. Memanfaatkan Waktu untuk Kebaikan
Rasulullah SAW mengingatkan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan:
"Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: (1) mudamu sebelum tuamu, (2) sehatmu sebelum sakitmu, (3) kayamu sebelum miskinmu, (4) waktu luangmu sebelum sibukmu, (5) hidupmu sebelum matimu." (HR. An Nasa'i & Al Hakim)
Berdasarkan dalil-dalil di atas, menjadi orang baik memang dianjurkan, tetapi memamerkannya atau menghabiskan energi untuk pembuktian justru termasuk sifat tercela (riya') yang membatalkan pahala.
Senin, 23 Maret 2026
HISAB VS RUKYAT
Kamis, 12 Maret 2026
💫 KENAPA DISEBUT LAILATUL-QODAR 💫
💫 BAB MENERANGKAN TENTANG KEUTAMAAN LAILATUL-QODAR 💫
Kamis, 05 Maret 2026
💫 BAB MENERANGKAN TENTANG KEUTAMAAN LAILATUL-QODAR 💫
Kamis, 26 Februari 2026
🌻 KEUTAMAAN PUASA 🌻
Kamis, 05 Februari 2026
💫 SIFAT JAIZNYA ALLAH ﷻ 💫
Kamis, 29 Januari 2026
🌻 RAHASIA DAN KEUTAMAAN NISFU SYA'BAN 🌻




