تَفْصِيْلُ عَشْرِ مِنْهُمُ جِبْرِيْلُ ۞ مِيْكَالُ إِسْرَافِيْلُ عِزْرَائِيْلُ
مُنْكَرْ نَكِيْرُ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا ۞ عَتِيْدٌ مَالِكٌ وَرِضْوَانٌ ٱحْتَذَیٰ
أيْ يَجِبُ عَلیٰ كُلِّ مُكَلَّفٍ أنْ يَعْتَقِدَ : عَشْرَةٌ مِنَ ٱلْمَلَآئِكَةِ تَفْصِيْلًا بِمَعْرِفَةِ أَسْمَآءِهِمْ.
وَهُمْ أرْبَعَةُ أَقْسَامٍ : ٱلْمُتَصَرِّفُوْنَ، وَٱلْفَاتِنُوْنَ، وَالْحَافِظُوْنَ، وَالْخَازِنُوْنَ.
فَالْمُتَصَرِّفُوْنَ أَرْبَعَةٌ : جِبْرِيْلُ، وَمِيْكَائِيْلُ، وَإسّرَافِيْلُ، وَعِزْرَائِيْلُ.
- فَجِبْرِيْلُ مُوَكِّلُ بِالْوَحْيِ ؛ أيْ ٱلْخَبَرُ ٱلَّذِيْ يَأْتِيْ بِهِ مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ لِلْأَنْبِيَآءِ عَلَيْهِمُ ٱلصَّلَاةُ وَٱلسَّلاَمُ.
قَالَ ٱلْجَلَالُ ٱلسُّيُوْطِ : " وَإنَّهُ يَحْضُرُ مَوْتَ مَنْ يَمُوْتُ عَلیٰ وُضُوْءٍ، وَمَاٱشْتَهَرَ مِنْ أنَّهُ لَايَنْزِلُ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِ ٱلنَّبِيِّ ﷺ.... لَا أصْلَ لَهُ، إلَّا أنْ يُقَالَ : لَايَنْزِلُ بِوَحْيٍ " ذِكْرُهُ ٱلقَلْيُوْبِي فِيْ حَاشِيَتِهِ عَلیٰ شَرْحِ ٱلْمَحَلِّيْ لِمِنْهَاجِ ٱلطَّالِبِيْنَ "١/٣٢١"
Kemudian Syaikh Ahmad Marzuqi Rahimahullah Ta'ala ngendiko didalam Bait Nadhomnya tersebut : Perincian sepuluh diantara mereka adalah : Jibril, Mika'il, Isrofil, Izro'il, Munkar, Nakir, Roqib, Atid, Malik dan Ridlwan mengikuti.
PENJELASAN :
Syaikh Nawawi Rahimahullah ngendiko : " Wajib kata Syaikh Ahmad " Atas setiap orang Mukallaf meyakini sepuluh Malaikat secara rinci dengan mengetahui nama-nama mereka. Mereka terbagi kedalam empat bagian : Malaikat Mutashorrifun, Malaikat Fatinun, Malaikat Hafidhun dan Malaikat Khazinun.
Adapun Malaikat Mutasarrifun itu ada empat : Yaitu Jibril, Mika'il, Isrofil dan Izro'il Alaihimussalam.
1. Jibril AS bertugas untuk menyampaikan wahyu atau berita yang datangnya dari Allah Ta'ala kepada para Nabi AS. Imam Suyuthi mengatakan bahwa, Malaikat Jibril AS itu hadir pada saat kematian seseorang yang mati dalam keadaan berwudlu', sedangkan pendapat yang masyhur Jibril tidak lagi turun sepeninggal Nabi Muhammad ﷺ adalah pendapat yang tidak berdasar sama sekali, hanya dikatakan bahwa dia tidak turun membawahwahyu lagi, demikian dikatakan oleh Alqolyubi dalam Syarah Mahally " Minhajut-tholibin juz 1 halaman 321.
- وَمِيْكَائِيْلُ مُوَكِّلُ بَكَيْلِ ٱلْأَمْطَارِ، وَالْبِحَار، وَالْأَنْهَارِ، وَالْأَرْزَاقِ، وَتَصْوِيْرِ ٱلْأَجِنَّةِ فِيْ ٱلْأَرْحَامِ،
- 2. Mika'il Alaihissalam, bertugas mengatur hujan, lautan, sungai, rezeqi, dan membentuk rupa janin didalam kandungan.
- إسْرَافِيْلُ مُوَكِّلُ بِاللَّوْحِ الْمَحْفُوْظِ، وَالنَّفْخُ فِيْ الصُّوْرِ وَهُوَ : قَرْنٌ مِنْ نُوْرٍ، وَفِيْ ثَقُوْبٍ عَلیٰ عَدَدِٱلْأَرْوَاحِ - فَيُنْفِخُ فِيْهِ ٱلنَّفْخَتَيْنِ :
- فَالنَّفْخَةُ ٱلْأُوْلیٰ : تُفْنیٰ فِيْهَا جَمِيْعُ ٱلْمَخْلُوْقَاتِ إلَّا مَاشََآءَ اللّٰـــهُ، وَهِيَ مُسْتَثْنِيَاتُ ٱلسَّبْعَةِ، وَهِيَ : ٱلْعَرْشُ، وَالْكُرْسِيُّ، وَاللَّوْحُ، وَالْقَلَمُ، وَالجَنَّةُ، وَالنَّارُ، وَالْأَرْوَاحُ.
- وَالنَّفْخَةُ ٱلثَّانِيَةِ : تُبّعَثُ فِيْهَا جَمِيْعُ ٱلْمَخْلُوْقَاتِ، فَتَرْجِعُ ٱلْأَرْوَاحِ لِأَجْسَادِهَا، لَاتُخْطِئُ رُوحُ جَسَدِهَا، وَمَابَيْنَ ٱلنَّفْخَتَيْنِ أرْبَعِيْنَ سَنَةٍ.
- 3. Isrofil Alaihimussalam, bertugas menjaga Lauhul Mahfudh dan meniup sangka-kala pada saat menjelang hari qiyamat kelak. Sangka-kala itu adalah sebuh terompet berbentuk tanduk yang terbuat dari cahaya. Pada sangka kala itu terdapat lubang lubang sebanyak arwah yang ada. Malaikat Mikail meniup sangka kala itu dua kali. Pada peniupan pertama seluruh makhluq binasa kecuali yang dikehendaki Allah tidak bimasa, yaitu ada tujuh : Arsy, Kursi, Lauhul Mahfudh, Qolam, Surga, Neraka, dan Arwah.
Pada tiupan kedua, seluruh makhluq dibangkitkan kembali, maka kembalilah seluruh ruh kepada jasadnya masing-masing. Tidak ada ruh yang keliru (salah alamat) memasuki jasadnya . Jarak antara dua tiupan itu adalah selama 40 tahun.
وَدَلِيْلُ ذٰلِكَ قَوْلُهُ تَعَالیٰ : " وَنُفِخَ فِيْ ٱلصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ ٱلسَّمٰوَاتِ وَمَنْ فِيْ ٱلْأَرْضِ إلَّا مَنْ شَآءَاللّٰهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ أُخْرَیٰ فَإِذَاهُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُوْنَ ٱلزمر ٦٨.
Dan tiupan sangkakala, maka matilah siapa saja yang ada dilangit dan di bumi kecuali yang dikehendaki Allah (tidak mati). Kemudian sangkakala itu ditiup sekali lagi maka tiba-tiba mereka semua berdiri menunggu putusannya masing-masing.
Azzumar 58.
Mugi manfaat dan mohon maaf bila terdapat khilaf.
Kami nuqil :
- Kitab " عقيدة العوام " hal.17
- Kitab " نور الظلام " hal. 120-122
- Terjemah Nurudh-dholam hal 40-41
والله الموافق إلی أقوم الطريق،
الفقير إلی رحمة الله،
Moch Turchan Amar,
Al-Ikhlas, Jum'at Legi, 23 Shofar 1448 H/07 Agustus 2026 M.
٭٭٭ ❉ ❉ ❉٭٭٭