Banyak orang yang mengatakan bahwa Qurban Sapi berasal dari ijmak / qiyas para ulama alasan yang mendasari kadang di Arab tidak ada sapi padahal di alQuran ada surat AlBaqoroh yang berarti sapi betina
berikut hadits-hadits nabi tentang qurban seekot sapi
1. Dalam Kitab al-Muhadzdzab fi Fiqh al-Imam al-Syafi'iy, jld I, hlm. 433, berkorban dilakukan dengan menyembelih binatang ternak, al-'an'am, yaitu unta, sapi dan kambing berdasarkan surat al-Hajj ayat 28 dengan urutan korban mulai dari unta, sapi dan kambing. tetapi kambing lebih utama daripada bareng-bareng urunan 7 orang untuk berkorban unta atau sapi.
(Mereka berdatangan) supaya menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka berupa binatang ternak. Makanlah sebagian darinya dan (sebagian lainnya) berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.(QS Al HAjj 28)
Nabi memang kalau berkorban pakai kambing bukan yang lainnya, karena kambing yang paling ringan untuk dishodaqahkan, tidak memberatkan bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, kalau memang kuat korban sapi untuk satu keluarga, itu lebih baik daripada kambing. Tetapi, Nabi juga pernah berkorban bersama dengan sahabat-sahabat lain waktu di hudaybiyah dengan unta bersama-sama (7 orang) dan sapi (untuk 7 orang). hlaman 437-8
redaksi hadits yang lain
"Kami bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, lalu tibalah hari raya Idul Adha, maka kami pun berserikat dalam kurban: seekor sapi untuk tujuh orang, dan seekor unta untuk sepuluh orang." (HR. Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah) .
Riwayat yang umum Qurban onta untuk 7 orang
Dalam syarah kitab di atas jld. 7, hlm. 30, dikatakan berkorban hukumnya sunnat kifayah bagi mereka yang memang mampu satu keluarga. Apabila salah satu anggota keluarga sudah berkorban maka sudah didapatkan pahala sunnah bagi mereka.
2. Dalam syarah kitab tersebut yang ditulis Imam Nawawi, pada halaman 30, disebutkan sebagaimana dalam Sahih Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw berkorban sapi di Mina untuk istri-istrinya. أن النبي صلى الله عليه وسلم ضَحَّى فى منى عن نسائه بالبقر
.... Ini hadisnya agak sedikit panjang
Dalam Shahih Bukhari Juz 3, halaman 316 cetakan Bandung, Dar al-Ma'arif disebutkan ....فلما كنا بمنى أُتيت بلحم بق ر. فقلت: ما هذا؟ قالوا: ضحى رسول الله عن أزواجه بالبقر . Diriwayatkan dari Aisyah, bahwa Nabi saw menemui Aisyah, tetapi Aisyah pada saat itu sedang haid sebelum memasuki Kota Makah (untuk haji). Aisyah menangis. Nabi bertanya: Ada apa dengan kamu? Apakah kamu sedang datang bulan? Aisyah menjawab: ya. Nabi bersabda: Hal ini (datangnya bulan bagi perempuan) merupakan ketetapan Allah bagi perempuan. Lakukan apa yang dilakukan oleh orang yang berhaji, namun jangan melakukan tawaf. setelah itu tulisan arab di atas terjemahnya ini (ketika kami (para sahabat) berada di Mina (saat haji) aku (Aisyah) dibawakan daging sapi. Aku bertanya: Ini apa? Mereka para sahabat menjawab: Nabi berkorban sapi untuk istrei-isterinya.