Kamis, 22 Oktober 2026

🔰 PERAN MALAIKAT HAFADHOH 🔰


وَالْحَافِظُوْنَ قِسْمَانِ :
أَحَدُهُمَا : حَافِظُوْنَ للْعَبْدِ مِنَ الْمَضَارِ،
وَثَانِهمَا : حَافِظُوْنَ لِمَا يَصْدُرُ مِنْ قَوْلٍ، أوْفِعْلٍ، أوْإِعْتِقَادٍ.
فَالْحَافِظُوْنَ مِنَ الْمَضَارِ : عَشْرَةٌ بِاللَّيْلِ، وَعشْرَةٌ باِلنَّهَارِ.
أَخْرَجَهُ ٱلطَّبَرِيُّ مِنْ طَرِيْقِ كِنَانَةِ ٱلْعَدَوِيِّ : أنَّ عُثْمَانَ سَأَلَ النَّبِيِّ ﷺ عَنْ عَدَدِ ٱلمَلَائِكَةِ الْمُوَكِّلِيْنَ بِالْأَدَمِيّ فَقَالَ : لِكُلِّ آدَمِيِّ عِشْرَةٌ بِاللَّيْلِ، وَعَشْرَةٌ بِالنَّهَارِ. وَاخِدٌ عَنْ يَمِيْنِهِ، وَآخَرٌ عَنْ شِمِالِهِ، وَإثْنَانِ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ، وَإثْنَانِ عَنْ جَنْبَيْهِ، وَآخَرُ قَابِضٌ عَلیٰ نَاصِيَتِهِ، وَإن تَوَاضَعَ .. رِفْعُهُ، وَإنْ تَكَبَّرَ .. وِضْعُهُ، وَإثْنَانِ عَلیٰ شَفَتَيْهِ، وَلَيْسَ يَحْفَظَانِ عَلَيْهِ إلَّا الصَّلَاةَ عَلیٰ ٱلنَّبِيِّ ﷺ، وَالْعَاشِرُ يَحْرُسُهُ مِنَ الْحَيَةِ أَنْ تَدْخُلَ فَاهُ " أيْ إذَا نَامَ.

Dan malaikat Hafidhun itu ada dua macam : 
1. Malaikat yang bertugas menjaga seorang hambah dari mara bahaya,
2. Malaikat yang bertugas mencatat apa-apa yang timbul dari seorang hambah, baik perkataan, perbuatan maupun keyakinan.
Malaikat Hafidhun yang menjaga kita dari mara-bahaya selama sehari-semalam itu ada 20 malaikat.
Telah diriwiyatkan oleh Imam Thobari menurut pendapat Imam Kinanah al- Adawy : Bahwa perna Sayyidina Utsman bin Afwan mencoba bertanya pada kepada Baginda Rosul Muhammad ﷺ tentang jumlah para malaikat yang menjaga Bani Adam AS, maka beliau ﷺ ngendiko : " Setiap individu Bany Adam terdapat 10 Malaikat untuk menjaganya du malam hari, dan 10 Malaikat untuk menjaganya di siang harinya, :
- 1 malaikat menjaganya disisi kanannya,
- 1 malaikat menjaganya pada sisi kirinya,
- 2 malaikat menjaganya di sisi depannya,
- 2 malaikat menjaganya pada sisi belakang.-
- 2 malaikat menjaganya pada dua lambung kanan-kiri,
- 1 malaikat menjaganya pada ibun-ubunnya, bila bany Adam bertawadlu' maka malaikat hafadloh berdo'a agar bany Adam diangkatnya derajatnya, dan bila bertakabbur maka malaikat hafadloh tersebut berdo'a untuk jatuh derajatnya.
- 2 malaikat menjaganya pada kedua bibir bany Adam, baru disaat bany Adam sedang membaca sholawat nabi Muhammad ﷺ kedua malaikat tsb tidak menjaganya secara penuh.
- Yang ke sepuluh para malaikat hafadhoh tersebut menjaga didalam lisan bany Adam terutama sekali pada saat tidur nyenyak. " sebagaimana yang diterangkan dalam Tafsir at-thobari pada juz 13 pada halaman 77 ".

وَتُعْرَضُ صَحَآئِفُ ٱلْأَعْمَالِ عَلیٰ رَسُوْلِ اللّٰهِ ﷺ صَبَاحًا وَمَسَآءً، وَلَمْ يُهَمِّلَا مِنْ أَمْرِٱلْعَبْدِ شَيِّئًا إلَّا كَتَبَاهُ، سَوَاءٌ قَوْلًا، أوْفِعْلًا، أوْ عَزْمًا، فَإذَا عَزِمَ عَلیٰ حَسَنَةٍ .. يَعْرِفَانِهَا بِطَيْبِ رَائِحُهَا، وَإذَا عَزِمَ عَلیٰ سَيِّئَةٍ .. يَعْرِفَانِهَا بِنْتِنٍ رَائِحَتِهَا، وَلَايُفَارِقَانِ الْعَبْدُ إلَّا عِنْدَ إحْدیٰ ثَلاَثِ حَاجَاتٍ : عِنْدَ قَضَآءِ حَاجَةِ الْإِنْسَانِ بَوْلًا أوْغَائِطًا، وَعِنْدَ الْجِمَاعِ، وَعِنْدَالْغُسْلِ، لِوُجُوْدِ كَشْفِ الْعَوْرَةِ عِنْدَ ذٰلِكَ.
Lembaran-lembaran amal tersebut diperlihatkan kepada Baginda Rosul Muhammad ﷺ setiap pagi dan sore. Kedua malaikat pencatat itu tidak melalaikan satupun urusan si hamba, semuanya mereka catat, baik perkataan, perbuatan, ataupun sebatas niat. Jika si hamba berniat melakukan suatu kebaikan, maka mereka mengetahuinya dari aroma harumnya. Dan jika ia berniat melakukan suatu kejahatan, maka mereka mengetahuinya dari bau busuknya. Mereka tidak memisahkan diri dari si hamba kecuali pada tiga keadaan :
1. Ketika si hamba sedang buang hajat, baik kecil maupun besar.
2. Ketika si hamba sdg melakukan senggama.
3. Ketika si hamba sedang mandi.
Karena pada ketiga keadaan tetsebut besar kemungkinan aurat tersingkap.

بِخِلَافِ ٱلْحَفَظَةُ ٱلْأَوَّلِيْنَ غَيْرَ الْكَاتِبِيْنَ، فَإنِّهُمْ لَايُفَارِقُوْنَ ٱلْعَبْدِ، بَلْ يُلاَ زمُوْنَهُ أَبَدًا، فَإذا فَارَقَ الْكَاتِبَانِ الْعَبْدُ عِنْدَ هٰذِهِ الْأَفعَالِ .. فَلاَ يَمْنَعْ ذٰلِكَ مِنْ كِتَابَةٍ مَايَصْدُرُ مِنْهُ، لِأنَّ اللّٰهَ يَجْعَلُ لَهُمَا عَلامَةٌ عَلیٰ ذٰلِكَ، وَفيْ غَيْرِ هٰذِهِ ٱلْأَفْعَالِ لَايُفَارِقانَهُ وَلَوْ بَيْتَهُ فِيْهِ جَرْسٌ أوْكَلْبٌ أوّ صُوْرَةٌ.
وَأمَّا حَدِيْثُ : لَاتَدْخُلُ ٱلْمَلآئِكَةُ بَيْتًا فِيْهِ جَرْسٌ ".ونحوه ..فالمراد : مَلَآئِكَة الرحمة.

Berbeda dengan malaikat Hadadhoh yang tidak mencatat amal, maka mereka ini tidak pernah memisahkan diri dari si hamba selamanya, tetapi selalu menyertainya. Jika kedua malaikat kedua malaikat pencatat amal itu memisahkan diri dari si hamba ketika terjadi salah satu dari ketiga keadaan tadi, mereka masih tetap bisa mencatat apa-apa yang dilakukan oleh si hamba, karena Allah menjadikan tanda akan hal tersebut. Selain ketiga keadaan tersebut, kedua malaikat ini tidak pernah memisahkan diri dari si hamba, sekalipun di dalam rumahnya ada lonceng, anjing atau patung. Adapun hadits yang artinya, bahwa malaikat tidak akan memasuki rumah yang didalamnya ada lonceng atau serupa dengan itu, maka ini maksudnya adalah malaikat rahmat.
Mugi manfaaf dan mohon maaf bila terdapat khilaf.
Kami nuqil dari kitab " نورٱلظلام " Syarah " عقيدة العوام " halaman 131-134

والله الموفق إلی أقوم الطريق،
الفقير إلی رحمة الله،
Moch Turchan Amar,
Masjid Al-Ikhlas, 12 Jumadil Ula 1448 H/23 Oktober 2026 M

٭٭٭ ❉ ❉ ❉٭٭٭